Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 13 September 2026.
Bio
Meisya Syahirah (lahir 18 Mei 2006), yang lebih dikenal dengan nama panggung Mesa Hira, adalah seorang penyanyi dan penulis lagu berbakat asal Indonesia. Ia sukses mencuri perhatian publik dan berhasil meraih juara ketiga dalam ajang Indonesian Idol musim ketigabelas pada tahun 2025.
Berasal dari Medan, Sumatra Utara, dara berdarah campuran Indonesia-Pakistan ini memiliki kisah perjalanan hidup yang cukup unik. Berkat karakternya yang khas, Mesa dijuluki sebagai "Lady Rocker" karena vokal rock-nya yang sangat kuat dan gaya penampilannya yang edgy di atas panggung.
Selepas kompetisi Indonesian Idol, ia aktif merilis karya orisinalnya sendiri, termasuk lagu bertajuk "Di Ujung Minggu". Hingga saat ini, ia terus membuktikan eksistensinya sebagai salah satu talenta muda paling bersinar di industri musik Indonesia.