
Kurosuke adalah proyek solo dari vokalis-gitaris Anomalyst Christianto Ario Wibowo, yang lahir dari keinginan untuk menulis dan merekam album dengan cepat dan spontan; album hasilnya ditulis dan direkam dalam waktu 2 minggu, dengan Ario menghandle semua vokal dan instrumen hampir seluruhnya sendirian.
Mengenai perbedaan musik di proyek ini dengan Anomalyst, Ario pernah menyatakan bahwa lagu-lagu yang ia tulis untuk Anomalyst terdengar seperti Kurosuke sebelum anggota band lainnya terlibat. Ario juga sengaja mengurangi gitar dan menekankan pengaruh pop 80-an di proyek ini.
Proyek dan album ini tetap tanpa nama hingga malam sebelum diunggah ke platform digital; nama Kurosuke diusulkan oleh teman dan kolaborator album Ario, Indisya Zealaikha, yang mengambilnya dari makhluk fiksi Makkuro Kurosuke yang terlihat di beberapa film animasi Studio Ghibli.
Kurosuke juga merupakan singkatan Indonesia untuk "kukus roti, susu, keju" (roti kukus, susu, keju), yang merupakan salah satu camilan favorit Ario dan menurutnya merepresentasikan sempurna musik proyek ini: manis, lezat, dan lembut.
Meskipun album ini direkam dan dirilis murni untuk bersenang-senang tanpa rencana untuk tampil langsung, album ini segera terbukti populer hingga menaraj tawaran manggung, yang membuat Ario tampil sebagai Kurosuke bersama anggota Anomalyst dan teman lainnya sebagai band pendukungnya.
Vote artis favoritmu
Login untuk vote your bias
Artis Serupa
Yang lain dari scene-nya
Kurosuke adalah musisi Indonesia asal Jakarta di ranah Pop & Indie Pop, aktif sejak 2018 (lebih dari 8 tahun).
Diskografinya tercatat mencakup 3 album dan 2 single.
Secara digital, Kurosuke menjangkau 12.4 ribu pengikut Instagram, 37.3 ribu pengikut Spotify, 7.9 ribu subscriber YouTube.
Jadilah yang pertama berkomentar.
Pergerakan peringkat dalam 7 hari terakhir