Sembilan Hari, Langsung Menembus Posisi Puncak
Singel bertajuk "Teh Hijau" baru beredar selama sembilan hari di jajaran chart harian Spotify Indonesia, namun karyanya telah langsung bercokol kokoh di posisi kedua. Dengan perolehan hampir 1,5 juta streaming setiap harinya, laju kencang lagu ini hanya terpaut dari "Sesi Potret" milik eńau yang telah 140 hari menguasai singgasana teratas tanpa menunjukkan tanda-tanda melambat.
Bagi kebanyakan musisi, pencapaian tersebut sudah lebih dari cukup untuk merangkangkam sebuah kisah sukses. Namun, dalam trajektori seorang Tulus, fenomena ini ternyata baru sekadar babak pembuka.
Teh Hijau" sebagai Lokomotif Katalog
Aspek paling menarik dari data internal iPop Files terletak pada efek domino yang ditimbulkannya: "Teh Hijau" tidak melesat seorang diri, melainkan sukses menarik seluruh arsip katalog lama Tulus untuk ikut merangsek naik bersama.
"Jatuh Suka", yang telah menghiasi tangga lagu selama 375 hari, melompat lima tingkat ke posisi 15. Sementara itu, "Hati-Hati di Jalan" masih bertahan di peringkat 35 setelah mengarungi masa edar selama 1.589 hari—lebih dari empat tahun lamanya. Begitu pula dengan "Interaksi" yang tetap stabil di posisi 62 dengan usia chart yang setara.
Kendati demikian, sorotan terbesar tertuju pada abadi-nya tembang "Monokrom". Lagu tersebut telah mencatatkan waktu penayangan harian selama 3.494 hari, nyaris menyentuh satu dekade penuh, dan pada pekan ini justru kembali merangkak naik tiga tingkat ke urutan 20. Sebuah karya yang berusia hampir sepuluh tahun masih berada di jajaran Top 20 dan terus bergerak naik adalah sebuah anomali statistik yang luar biasa di kancah musik arus utama.
Dua Pekan yang Menjungkirbalikkan Peta Statistik
Kalkulasi akumulatif dari lonjakan tersebut menceritakan narasi yang masif. Pada 26 Juni, Tulus bertengger di peringkat 20 chart artis harian iPop Files dengan torehan 1,9 juta streaming harian yang disumbangkan oleh lima lagu di dalam chart. Hanya berselang empat belas hari kemudian, posisinya melesat ke peringkat kedua dengan angka fantastis: 4,2 juta streaming per hari dari tujuh lagu sekaligus—melonjak lebih dari dua kali lipat.
Lebih impresifnya lagi, grafik kenaikan tersebut bergerak tanpa jeda. Terhitung sejak 29 Juni hingga 10 Juli, total streaming harian Tulus terus merangkak naik setiap hari tanpa sekalipun mengalami koreksi turun: bermula dari 1,7 juta, 1,8 juta, 2 juta, 2.5 juta, hingga akhirnya menyentuh angka 4,2 juta dalam kurun waktu dua belas hari berturut-turut.
Mengapa Fenomena Ini Tergolong Langka
Dalam ekosistem konsumsi digital modern, sebuah pola baku lazim berlaku: ketika singel baru dirilis, lagu-lagu lama cenderung tergeser. Keterbatasan waktu dengar para audiens membuat perilisan anyar kerap "memakan" porsi pendar katalog lawas dari musisi yang sama.
Apa yang terjadi pada katalog Tulus justru membalikkan logika tersebut. Singel terbarunya berfungsi sebagai pintu gerbang; pendengar terpikat lewat "Teh Hijau", untuk kemudian melanjutkan sesi mendengarnya ke "Jatuh Suka", "Monokrom", hingga "Hati-Hati di Jalan". Keberhasilan menempatkan tujuh lagu secara simultan di dalam tangga lagu dalam satu hari yang sama adalah level penetrasi katalog yang hanya mampu dicapai oleh segelintir anomali di industri musik Indonesia hari ini.
Pertarungan Menuju Singgasana Utama
Satu-satunya benteng terakhir yang menghalangi "Teh Hijau" dari puncak tertinggi adalah "Sesi Potret" milik eńau, yang telah mempertahankan hegemoninya selama 140 hari dengan pasokan 2,3 juta streaming harian. Kendati selisih volume pemutarannya masih membentang, arah pergerakan kurvanya menyuguhkan tensi yang tinggi: di satu sisi ada sang penguasa bertahan yang stabil, sementara di sisi lain ada penantang baru yang terus menggebrak tanpa henti selama sembilan hari berturut-turut.
Duel perebutan takhta di puncak chart harian Spotify Indonesia ini praktis menjelma sebagai tontonan paling menyita perhatian di industri musik sepanjang bulan ini.
FAQ
Di peringkat berapa "Teh Hijau" berada di chart Spotify Indonesia saat ini?
Lagu ini menempati posisi kedua di chart harian per 10 Juli 2026, dengan perolehan hampir 1,5 juta streaming per hari, tepat sembilan hari setelah pertama kali masuk ke dalam jajaran tangga lagu.
Deretan lagu Tulus apa saja yang saat ini menghiasi tangga lagu?
Terdapat tujuh lagu sekaligus, yang meliputi "Teh Hijau" (posisi 2), "Jatuh Suka" (15), "Monokrom" (20), "Hati-Hati di Jalan" (35), serta "Interaksi" (62).
Sudah berapa lama "Monokrom" bertahan di dalam chart?
Karya tersebut telah mencatatkan durasi selama 3.494 hari—hampir mendekati satu dekade—dan pada pekan ini masih mampu naik tiga tingkat ke posisi 20.
Seberapa besar skala lonjakan volume streaming Tulus?
Angka harian melesat dari 1,9 juta menjadi 4,2 juta streaming dalam kurun waktu dua pekan (26 Juni hingga 10 Juli 2026), meningkat lebih dari dua kali lipat dengan rekor kenaikan harian tanpa putus sejak 29 Juni.
Singel apa yang menjadi penghalang "Teh Hijau" menduduki posisi puncak?
"Sesi Potret" milik eńau, yang telah kokoh mempertahankan takhta di posisi pertama selama 140 hari dengan rata-rata 2,3 juta streaming setiap harinya.
Sumber
- Data internal iPop Files: chart harian Spotify Indonesia dan riwayat metrik artis (snapshot 26 Juni sampai 10 Juli 2026)
