Per 29 Oktober 2026, "Sizzle", lagu tema turnamen Mobile Legends: Bang Bang M7 World Championship yang dibawakan no na, tercatat dipakai di 91.855 video TikTok. Angka itu melampaui "shoot", single debut grup 88rising tersebut, yang dipakai di 76.532 video meski sudah beredar delapan bulan lebih lama.
Lagu Tema, Bukan Single Reguler
Menurut laporan Merahputih.com, "Sizzle" dirilis pada 2 Januari 2026—sehari sebelum pertandingan perdana M7 World Championship—dan didapuk menjadi lagu resmi turnamen berskala global tersebut. Di TikTok, sound utamanya tercatat atas nama "Mobile Legends: Bang Bang & no na", bukan atas nama no na saja.
Akun TikTok resmi no na, @nonawav, saat ini memiliki 1,11 juta pengikut dan telah mengumpulkan 42,1 juta likes dari 326 video. Jika seluruh sound lagu milik no na diakumulasikan, karya-karya dari grup ini telah digunakan di 325.062 video di platform tersebut.
Dua Kali Lebih Cepat dari Lagu Debut
Melihat angka kumulatif saja sebenarnya masih menyembunyikan kontras laju popularitas akibat selisih waktu edar yang timpang. Jika dihitung sejak tanggal rilis masing-masing, "Sizzle" mengumpulkan rata-rata 306 video per hari selama 300 hari. Sebagai perbandingan, "shoot" hanya mencatat rata-rata 140 video per hari selama 545 hari.
Tingkat pemakaian ini pun sangat terpusat pada segelintir lagu saja. "Sizzle" menyumbang 28,3% dari seluruh video, diikuti "shoot" sebesar 23,5%, dan "rollerblade" dengan 16,8%. Artinya, tiga lagu ini saja sudah mendominasi 68,6% dari total pemakaian lagu no na di TikTok. Tiga lagu berikutnya berada jauh di bawahnya: "work" dengan 26.364 video, "honk!" dengan 22.337 video, dan "star" dengan 19.307 video.
Sound yang Muncul Pertama Mengambil Hampir Semuanya
Di TikTok, satu lagu bisa terpecah menjadi beberapa sound terpisah—misalnya versi single dan versi album—di mana masing-masing memiliki metrik hitungan sendiri. Pada data no na, atensi pemakai hampir selalu menumpuk pada sound yang mengudara lebih dulu di platform tersebut.
Sound single "rollerblade", yang pertama kali muncul pada Maret 2026, telah digunakan di 51.250 video, sedangkan versi albumnya hanya mencatat 14 video. Pola serupa terlihat pada lagu "honk!": 20.311 video untuk versi single, berbanding terbalik dengan versi albumnya yang hanya mengantongi 18 video.
Pada lagu "star", urutan rilisnya terbalik dan hasilnya pun ikut terbalik. Sound dengan penanda album island girl muncul lebih dulu dan telah digunakan di 19.077 video, sementara sound versi single yang menyusul dua pekan kemudian baru digunakan di 230 video.
Dampak dari pola ini sangat terasa pada performa album island girl yang dirilis pada 18 September 2026. Di luar lagu "star", 13 sound dengan penanda album tersebut secara akumulatif baru dipakai di 3.459 video, dengan lagu "durian" memimpin di angka 1.964 video, sementara lagu utama (title track) "island girl" baru menyentuh 233 video.
Penjelasan Lain yang Masih Terbuka
Meski demikian, keunggulan performa "Sizzle" tidak serta-merta berarti lagu tersebut lebih disukai oleh basis penggemar setia no na dibanding "shoot". Sebagai lagu tema turnamen, "Sizzle" memiliki keunggulan akses langsung ke komunitas masif pemain Mobile Legends—yang belum tentu merupakan pendengar no na—dan sangat mungkin digunakan sebagai latar video gameplay atau cuplikan pertandingan (highlight).
Halaman Wikipedia no na juga mencatat unggahan dari akun TikTok Mobile Legends: Bang Bang Esports pada 31 Desember 2025 yang memperkenalkan lagu ini, dua hari sebelum tanggal rilis resminya. Dorongan promosi dari akun gim dengan basis pemain sebesar itu tentu memberikan andil besar dalam laju pemakaian awal, meski data yang ada tidak dapat memisahkan seberapa besar pengaruh langsung dari eksposur tersebut.
Sementara itu, rendahnya angka pemakaian untuk album island girl bisa dijelaskan oleh dua faktor yang saling berkaitan: album tersebut baru beredar selama 41 hari, dan para pengguna TikTok tampaknya tetap memilih menggunakan sound versi single yang sudah ada sebelumnya, ketimbang beralih ke sound versi album.
Batas Data yang Dipakai
Seluruh data ini diambil dalam satu waktu pada 29 Oktober 2026 melalui TikHub, layanan pihak ketiga yang melacak data publik TikTok. Angka-angka ini bukan merupakan rilis resmi dari pihak TikTok dan belum divalidasi silang dengan sumber internal lainnya.
Metrik ini hanya mencatat jumlah video yang menggunakan suatu sound, bukan jumlah penayangan (views). Belum diketahui juga apakah video yang telah dihapus atau diubah ke mode privat oleh pengguna tetap masuk dalam hitungan kumulatif tersebut.
iPopFiles mengidentifikasi ada 49 sound dari akun @nonawav, sementara TikHub mengindikasikan keberadaan sound lainnya. Daftar ini disusun berdasarkan pemakaian terbanyak, dengan sound terakhir yang terdeteksi berada di angka 5 video, sehingga sisa sound yang tidak tercakup diperkirakan tidak akan memengaruhi jajaran teratas.
Sound dengan judul yang sama telah digabungkan ke dalam satu lagu. Angka untuk "Sizzle" sudah mencakup 28 video dari versi remix bersama Stephanie Poetri, sedangkan versi remix dan "part two" dari "rollerblade" dihitung secara terpisah karena perbedaan judul yang digunakan.
Perlu dicatat, tanggal kemunculan suatu sound dianalisis berdasarkan ID sound di TikTok dan sering kali lebih awal dari tanggal rilis resmi. Sound "Sizzle", misalnya, sudah terdeteksi aktif sejak 12 Desember 2025, atau tiga pekan sebelum lagu tersebut resmi dilepas ke publik.
Karena ini merupakan pemetaan data pertama, iPopFiles belum memiliki data historis untuk menunjukkan apakah laju pemakaian dari masing-masing lagu saat ini sedang mengalami tren naik atau justru melambat.
Yang Perlu Diamati
Pemantauan di masa mendatang akan menjadi krusial untuk melihat apakah laju "Sizzle" akan melandai setelah gegap gempita musim turnamen M7 usai, serta apakah lagu-lagu dalam album island girl yang tidak dirilis sebagai single akan mulai mendapatkan traksi pemakaian. Jika keduanya tidak menunjukkan pergerakan berarti, maka fokus analisis akan bergeser: apakah popularitas no na di TikTok kini lebih banyak digerakkan oleh momentum di luar karya musik mereka sendiri, ketimbang dari daya tarik rilisan orisinalnya?
