
Vierratale adalah band rock alternatif Indonesia yang lahir dari pecahnya formasi awal Vierra, salah satu band pop-rock paling populer di tanah air pada akhir 2000-an dan awal 2010-an. Setelah Vierra mengalami perpecahan internal terkait kepemilikan nama band, sebagian anggota — termasuk vokalis Widi Soediro (lebih dikenal sebagai Widi Vierratale) — memutuskan membentuk entitas baru dengan nama Vierratale, sambil tetap membawa identitas musikal yang sudah dikenal penggemar.
Karakter musik Vierratale tetap berpijak pada pop-rock yang easy listening namun dengan sentuhan yang sedikit lebih dewasa dibanding era awal Vierra. Lirik-lirik mereka banyak berbicara soal cinta, kehilangan, dan pencarian identitas — tema-tema yang relevan buat pendengar muda Indonesia yang tumbuh besar mendengarkan musik mereka di radio dan televisi musik era 2010-an.
Perpindahan nama dari Vierra ke Vierratale bukan perkara mudah. Band harus membangun ulang basis penggemar sekaligus menjelaskan kepada publik bahwa entitas baru ini adalah kelanjutan musikal yang sah dari karya-karya yang mereka kenal sebelumnya. Proses ini melibatkan negosiasi hak cipta dan trademark yang sempat menjadi pemberitaan di media hiburan nasional, mencerminkan kompleksitas industri musik Indonesia ketika sebuah band besar pecah di tengah jalan.
Di tengah pergeseran lanskap industri musik Indonesia dari era radio dan TV musik ke era streaming dan media sosial, Vierratale termasuk band yang harus beradaptasi mempertahankan relevansi. Mereka tetap aktif merilis materi baru dan tampil di berbagai acara musik, sembari menjaga hubungan dengan basis penggemar lama yang sudah mengikuti perjalanan musik Widi dan kawan-kawan sejak era Vierra.
Kisah Vierratale jadi salah satu studi kasus menarik soal bagaimana identitas band di Indonesia bisa terus hidup meski nama brand aslinya tak lagi bisa dipakai — sebuah situasi yang juga pernah dialami beberapa band Indonesia lain ketika terjadi perselisihan internal soal kepemilikan nama.
Dalam beberapa wawancara, Widi dan personel Vierratale lainnya menekankan bahwa transisi ini bukan soal "memulai dari nol", melainkan soal melanjutkan visi musikal yang sudah mereka bangun sejak awal karier, hanya dengan payung nama yang berbeda secara hukum. Pendekatan ini cukup berhasil — sebagian penggemar lama Vierra ikut bermigrasi mendukung Vierratale, sementara band juga berupaya menjangkau pendengar baru lewat platform streaming musik yang makin dominan menggantikan radio sebagai sarana utama distribusi musik di Indonesia.
Vierratale juga jadi contoh bagaimana sosok vokalis perempuan di band rock Indonesia bisa tetap menjadi pusat perhatian publik meski band mengalami pergantian nama dan formasi. Widi secara konsisten muncul di berbagai program televisi musik dan kerap diundang sebagai juri maupun bintang tamu, yang turut membantu menjaga eksposur band di tengah persaingan ketat industri musik nasional yang terus melahirkan nama-nama baru setiap tahunnya.
Secara musikal, Vierratale juga dipandang sebagai jembatan antara era pop-rock Indonesia 2000-an yang masih sangat bergantung pada album fisik dan rotasi radio, dengan era digital di mana single lepas dan kehadiran di platform streaming jadi penentu utama eksposur sebuah band. Perjalanan mereka beradaptasi dengan perubahan ini jadi cerminan tantangan yang juga dihadapi banyak band pop-rock generasi yang sama, yang harus menemukan cara baru untuk tetap relevan di tengah pergeseran cara orang Indonesia mengonsumsi musik.
Vierratale adalah musisi Indonesia asal Jakarta di ranah power pop, aktif sejak 2009 (lebih dari 17 tahun). Diskografinya tercatat mencakup 3 album dan 6 single. Secara digital, Vierratale menjangkau 241.9 ribu pengikut Instagram, 18.8 ribu pengikut Spotify, 70.5 ribu subscriber YouTube.
Vote artis favoritmu
Login untuk vote your bias

solo
Pergerakan peringkat dalam 3 hari terakhir