Skor Influence iPopFiles membandingkan popularitas semua artis Indonesia dengan nilai 0–100 yang diperbarui setiap hari.
Skor ini dihitung dari:
Popularitas Saat Ini
Menunjukkan seberapa besar jangkauan seorang artis saat ini berdasarkan empat platform.
Spotify (46%)
Pendengar bulanan: 50%
Total stream: 25%
Followers Spotify: 15%
Jangkauan playlist: 10%
YouTube (42%)
Total views: 40%
Subscriber: 30%
Likes: 20%
Komentar: 10%
Instagram (7%)
Followers
TikTok (5%)
Followers
Hal yang perlu diketahui
Skor Influence menunjukkan peringkat artis dibandingkan artis Indonesia lainnya, bukan dibandingkan artis dunia.
Bio
Def Jam: Fight for NY adalah sebuah permainan video aksi 3D dengan pengaruh dari musik hip hop yang telah dimuat di luar pada 20 September 2004 untuk PlayStation 2, Xbox dan GameCube. Permainan video ini memiliki lanjutan cerita dari permainan Def Jam Vendetta serta diikuti oleh Def Jam: Icon. Permainan video ini menunjukkan keistimewaan berupa segelintir penyanyi rap seperti Lil' Kim, Snoop Dogg, Method Man, Redman, Fat Joe, Joe Budden, Ice-T, Xzibit, N.O.R.E, Ludacris, Crazy Legs, Busta Rhymes, Flavor Flav, Sean Paul beserta dengan peran dari para pesohor yang memiliki suara dan kemiripan dalam permainan video ini yang di antaranya yaitu Henry Rollins, Christopher Judge dan Kimora Lee Simmons. Pesohor lain seperti DMX, Keith Murray, Christina Milian dan Funkmaster Flex menjadi seniman satu-satunya yang tidak dimunculkan dalam lanjutan cerita ini. Permainan video ini telah pernah diperlihatkan kepada khalayak ramai dalam PlayStation Portable dengan nama permainan video yang berjudul Def Jam Fight for NY: The Takeover pada tahun 2006.
Alur Cerita :
Mengisahkan seorang petarung pemula yang bergabung dengan geng yang dipimpin oleh D-Mob (christoper judge) untuk merebut wilayah milik bos gangster crow (snop dogg)
Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 14 September 2026.