
Aloysius Riyanto (23 November 1943 – 17 Juni 1994) adalah seorang komposer dan penyanyi Indonesia. Dalam industri musik populer, ia lebih dikenal sebagai A. Riyanto. Ia banyak menciptakan lagu populer bagi grupnya Favourite Group maupun penyanyi-penyanyi lain, seperti Tetty Kadi, Ernie Djohan, Grace Simon, Maharani Kahar, Rafika Duri, dan Dian Mayasari.
Dilahirkan 23 November 1943 di Lahir di Turisari, Solo, Jawa Tengah. Aloysius Riyanto anak ke-4 dari 9 bersaudara. J. Daljono Hadisudibyo biasa ditulis R. Geraldus Daljono Hadisudibyo atau dsingkat R.
Daldjono atau yang lebih dikenal sebagai Pak Dal (lahir di Solo, 21 Januari 1912) adalah guru SGA (Sekolah Guru Bagian A/Ilmu Pasti, setingkat SMA) dan dosen teori musik pada SAM Sekolah Akademi Musik di Yogyakarta. Pernah memimpin Orkes RRI di Solo, Daljono (alm) juga menciptakan beberapa lagu, antara lain Bintang Kecil, Mars PON dan Hymne Kowilhan II.
Ia adalah pencipta lagu anak-anak sebelum era AT Mahmud.
Aloysius Riyanto yang juga saudara sepupu dari Tetty Kadi, Aida Mustafa, Is Haryanto, dan Harry Santoso ini mengakui memperoleh titisan darah seni dari sang ayah (Pak Daldjono). Sejak kecil, lelaki yang akrab dipanggil Kelik ini menekuni piano klasik. Meski begitu ia tak pernah sekolah musik.
Ia bersekolah di SD Van Lith di Jakarta (1951), SD Pangudi Luhur Yogyakarta (1955), SMP Pangudi Luhur Yogyakarta (1958), dan SMA Kolese De Britto, Yogyakarta (1961). Semasa duduk di bangku SMA, dia tergabung dalam band bernama Homen.
Tahun 1964 setelah menamatkan SMA, Kelik pindah ke Bandung dan kuliah di Universitas Katolik Parahyangan pada Jurusan Teknik Arsitektur dan bertahan hanya sampai tingkat III (1961-1963). Kegiatan musik terlalu menyita perhatiannya. Dia membentuk Remitta Band yang lantas berganti nama menjadi Tourista Nada. Kelik memegang gitar di Band ini, dan ia bertahan tiga tahun di dalamnya.
Pada tahun 1962, pada saat Orde Baru mulai merekah, A. Riyanto memulai debut sebagai seorang komposer, lagu ciptaannya bertajuk "Angin Malam" berhasil mengemuka lewat suara Broery Pesolima, sahabatnya. Karyanya Angin Malam yang dinyanyikan Broery itu bahkan menjadi sangat populer di tanah air pada saat itu. Tahun 1963-1964, ada keinginan dari para komposer Indonesia untuk mengalahkan pasaran musik Pop Barat. Yang pertama kali berhasil adalah A.
Vote artis favoritmu
Login untuk vote your bias
Artis Serupa
Jadilah yang pertama berkomentar.
Tetty Kadi adalah musisi Indonesia asal Indonesia di ranah Pop & Indonesian Pop.
Diskografinya tercatat mencakup 4 album.
Secara digital, Tetty Kadi menjangkau 4.5 ribu pengikut Instagram, 42.1 ribu pengikut Spotify, 33 subscriber YouTube.
Pergerakan peringkat dalam 7 hari terakhir