
Enam anggota kolektif Prontaxan menciptakan genre yang mereka sebut Funkot — singkatan dari Funky Kota — sejak terbentuk di Yogyakarta pada 2018, memadukan electronic music, dangdut, campursari, dan suara Nusantara. Digawangi Yahya Dwi Kurniawan, Uji Hahan Handoko, Lana Pranaya, Rangga Sang Eshayoga, Bagas Oktariyan Ananta, dan Dito Satriawan, mereka membawa misi sosial memecah stereotip genre yang sering dianggap marjinal ini.
Sejak debut panggung di Indonesian Netlabel Festival 2018, Prontaxan merambah berbagai kota Jawa lewat remix unik lagu-lagu indie populer bernuansa funkot. Ke depan, mereka berencana merilis album materi orisinal dan mendirikan Arisan Funky Academy untuk mendukung musisi funkot dari berbagai daerah — mengajak semua orang bersatu lewat irama lantai dansa tanpa memandang latar belakang.
Vote your bias — siapa member favoritmu?
Login untuk vote your bias
Jadilah yang pertama berkomentar.