Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 13 September 2026.
Bio
Pandaz adalah musisi asal Kalimantan Selatan yang jadi motor irama Banjar modern. Sejak 2020, ia sudah merilis lebih dari 40 lagu — hampir semuanya berbahasa dan bertema Banjar, dari "Di Banjarmasin" sampai "Karindangan Tapin" dan "Basinggah di Balangan".
Kasih jadi kolaborator setia di hampir semua rilisan terbarunya, sementara nama-nama seperti Yuli Aeyra, Alif Fakod, dan Azhari Azaey juga ikut mewarnai diskografinya.
Bukan Spotify, YouTube justru jadi panggung utama Pandaz — video-videonya sudah ditonton hampir 4 juta kali, bukti musik daerah Kalimantan Selatan ini tetap punya penggemar setia di era digital.