
Chinese Democracy adalah album studio keenam oleh band hard rock asal Amerika Serikat Guns N Roses, dirilis pada bulan November 2008 di Geffen Records. Ini adalah album studio pertama band sejak The Spaghetti Incident? (1993), dirilis tepat 15 tahun sebelum Chinese Democracy, dan album pertama mereka dengan bahan studio asli sejak rilis simultan dari Use Your Illusion I dan Use Your Illusion II pada September 1991. "Chinese Democracy" adalah album keenam mereka. Album ini dirilis pada tanggal 23 November 2008 di Amerika Serikat setelah vakum 15 tahun tanpa merilis album. Guns N 'Roses merilis album studio pertama dengan 14 lagu termasuk yang belum pernah dirilis yaitu lagu "Shackler's Revenge" dan "This I Love". Setelah sempat tertunda selama lima belas tahun, akhirnya album CHINESE DEMOCRACY dirilis juga meski hanya secara eksklusif lewat Best Buy. Lalu setelah mengendap selama itu di studio apa sebenarnya yang akan ditawarkan Axl Rose yang notabene tinggal satu-satunya personel awal Guns N Roses? Secara umum, empat belas lagu yang dikemas dalam album ini terasa jauh berbeda dengan warna yang selama ini ditawarkan GNR. Kalaupun ada kesamaan sebenarnya album ini lebih mirip lagu November Rain atau Estranged karena Axl banyak memasukkan unsur orkestra dan bunyi denting piano seperti pada kedua lagu tersebut. Melihat hasil akhir dari album berusia lebih dari sepuluh tahun ini, wajar saja jika Slash dan para personel lain memilih mengundurkan diri dari GNR. Konsep album ini sudah melenceng jauh dari titik awal tempat GNR didirikan. Malah bisa disebut album ini sebenarnya adalah solo album Axl Rose meski masih mengusung nama GNR. Bila Anda melihatnya dari sisi kreativitas, maka bisa dibilang album ini adalah hasil eksperimen dari Axl yang jelas penuh dengan warna baru. Axl tak segan-segan memasukkan bunyi-bunyian synthesizer dan mellotron untuk mencapai hasil yang ia mau. Hasilnya memang membuat lagu-lagu dalam album ini terasa fresh, modern, megah sekaligus juga kehilangan taring. Soal kehilangan taring, bisa disebut hampir semua lagu memang kehilangan power yang dulu identik dengan musik GNR. Di samping disebabkan karena bunyi-bunyian 'mesin' yang rata-rata dianggap 'haram' oleh para musisi rock karena menghilangkan 'roh' dari lagu itu sendiri, nada-nada hip-hop yang tercium keras di beberapa lagu juga turut menyumbangkan andil dalam menurunkan 'tegangan' lagu.
Vote artis favoritmu
Login untuk vote your bias
dari 100