Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 29 Agustus 2026.
Bio
Loka Manya Prawiro adalah seorang musisi, pencipta lagu, dan komposer senior asal Indonesia. Lahir di Jakarta pada 21 Januari 1961, Loka menempuh latar belakang pendidikan yang unik sebelum terjun ke dunia seni. Berawal dari kegemarannya dalam bermain musik, Loka menjadikan medium ini sebagai sarana untuk bercerita dan menuangkan gejolak emosional hatinya.
Nama Loka sangat melekat dengan karya-karya legendaris, salah satu yang paling populer adalah lagu "Aku Makin Cinta" yang dinyanyikan oleh sepupunya sendiri, sang diva Vina Panduwinata. Karena kesibukan di dunia profesional, Loka sempat vakum dari industri musik dalam waktu yang cukup lama.
Ia akhirnya kembali aktif berkarya di bawah naungan label Musik Bagus Indonesia. Beberapa proyek terbarunya meliputi lagu "Perpisahan" dan "Menyesal" yang kembali berkolaborasi dengan Vina Panduwinata, serta lagu bernuansa R&B-Jazz era 80-an bertajuk "Wanita Idaman".