
Skor Influence iPopFiles membandingkan popularitas semua artis Indonesia dengan nilai 0–100 yang diperbarui setiap hari.
Skor ini dihitung dari:
Popularitas Saat Ini
Menunjukkan seberapa besar jangkauan seorang artis saat ini berdasarkan empat platform.
Hal yang perlu diketahui
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 31 Oktober 2026.
Indische Party adalah band rock 'n' roll asal Jakarta yang dibentuk pada tahun 2011.
Digawangi oleh empat sekawan yang bertemu saat menimba ilmu di Institut Kesenian Jakarta (IKJ)—Japs Shadiq (vokal, harmonika), Andre "Kubil" Idris (gitar), Jacobus Dimas (bass), dan Tika Pramesti (drum)—grup ini mengusung nuansa musik tahun 1960-an yang memadukan elemen garage rock, surf rock, dan rhythm & blues.
Nama band ini diambil sebagai representasi sejarah dari partai politik pertama di era Hindia Belanda. Dikenal dengan lagu-lagu yang enerjik dan cocok untuk berdansa, Indische Party telah merilis karya-karya ikonik seperti album studio perdana mereka (2013) dan album Analog (2016).
Eksistensi musik mereka telah membawa mereka tampil di berbagai panggung besar dan melakukan tur internasional, termasuk ke negara Malaysia dan Inggris.
Artis Serupa

Band

Solo

Solo

Band
Yang lain dari scene-nya
Vote your bias — siapa member favoritmu?
Login untuk vote your bias
iPop Files ngikutin musik pop Indonesia — chart-nya, rilisan barunya, dan artis di baliknya.
Indische Party adalah grup musik Indonesia asal Jakarta di ranah Rock & Indie Rock, aktif sejak 2013 (lebih dari 13 tahun).
Diskografinya tercatat mencakup 4 album dan 7 single.
Secara digital, Indische Party menjangkau 20.8 ribu pengikut Instagram, 40.6 ribu pengikut Spotify, 5.9 ribu subscriber YouTube.
Baru masuk peringkat — pergerakan muncul begitu datanya udah cukup.
Jadilah yang pertama berkomentar.
Serigala
26 video
Data TikTok, 30 Okt 2026. Beberapa lagu diunggah ke TikTok lebih dari sekali, jadi kami menjumlahkan total pemakaian dari setiap unggahan tersebut.