
Dibentuk pada tahun 2020 oleh Fitrah Akbar dan Annissa Utami, In Inertia asal Jakarta telah sukses mengukuhkan posisinya di skena musik ambient dan post-rock.
Terkenal dengan pendekatan mereka yang lebih lembut dan meditatif dalam bercerita secara instrumental, musik mereka mengandalkan tekstur gitar bersyarat delay, vokal yang ringan, serta synthesizer yang luas.
Berbeda dengan musik post-rock yang berat dan penuh distorsi, In Inertia menciptakan ruang aman yang tenang untuk melepaskan diri dari bisingnya kehidupan kota. Diskografi mereka mencakup album To Whom It May Concern (2025) dan Efflorescence (2020), serta rilis terbaru seperti Clear Particles (2026).
Pada tahun 2026, mereka berhasil memperluas jangkauan internasional dengan tampil di CAN Festival di Zhoushan, Tiongkok, yang membuktikan bahwa musik ambient Indonesia memiliki tempat di panggung global.
Artis Serupa
Yang lain dari scene-nya
Vote your bias — siapa member favoritmu?
Login untuk vote your bias
In Inertia adalah grup musik Indonesia asal Jakarta di ranah Rock & Alternative Rock, aktif sejak 2020 (lebih dari 6 tahun).
Diskografinya tercatat mencakup 2 album dan 1 single.
Secara digital, In Inertia menjangkau 7.3 ribu pengikut Instagram, 8.9 ribu pengikut Spotify, 4.1 ribu subscriber YouTube.
Jadilah yang pertama berkomentar.
Pergerakan peringkat dalam 7 hari terakhir