Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 13 September 2026.
Bio
Kuspuji Istiningdyah atau kemudian dikenal dengan Iis Sugianto (lahir di Jakarta, 17 November 1961) adalah seorang penyanyi Indonesia. Iis pertama kali muncul di acara Kenalan Baru dari TVRI pada 12 April 1978.
Awalnya Iis bukanlah penyanyi lagu-lagu melankolis seperti dikenal sekarang ini. 2 album awal di bawah bendera Jackson Records membuktikannya. Ditambah Fariz Rustam Munaf yang menggandeng dia untuk ikut di albumnya Selangkah ke Seberang menyanyikan 2 buah lagu. Sayang namanya tidak begitu dikenal.
Baru setelah Rinto Harahap memolesnya untuk menyanyikan lagu-lagu karyanya, langsung melambunglah namanya. Dimulai album Jangan Sakiti Hatinya sampai ke album-album berikutnya. Iis Sugianto adalah trade mark penyanyi wanita untuk lagu-lagu manis di tahun 1980-an