Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 29 Agustus 2026.
Bio
Edwin Rizal Manansang, Ak. (lahir 20 Februari 1965) adalah seorang aktor, akuntan, birokrat, pembawa acara dan penyanyi Indonesia. Ia merupakan salah satu personel dari trio pop pria Indonesia, Libels bersama Ronnie Sianturi.
Beberapa acara televisi yang pernah dibawakan adalah Siapa Berani? di Indosiar, Jelang Siang di Trans TV, Kamera Ria di TVRI, dan 24 Hour Quiz di Metro TV.
Edwin merupakan alumnus D3 dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara pada tahun 1986, dan D4 di institusi yang sama pada tahun 1992. Ia kemudian melanjutkan pendidikan master bidang kebijakan ekonomi di Universitas Illinois dalam lulus pada tahun 1997. Pada tahun 2012, ia meraih gelar doktor dari Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia.
Pada tahun 2004, ia bertugas sebagai Asisten Deputi Kerjasama Ekonomi dan Multilateral di kantor Kementerian Koordinator Perekonomian.