Skor Influence iPopFiles membandingkan popularitas semua artis Indonesia dengan nilai 0–100 yang diperbarui setiap hari.
Skor ini dihitung dari:
Popularitas Saat Ini
Menunjukkan seberapa besar jangkauan seorang artis saat ini berdasarkan empat platform.
Spotify (46%)
Pendengar bulanan: 50%
Total stream: 25%
Followers Spotify: 15%
Jangkauan playlist: 10%
YouTube (42%)
Total views: 40%
Subscriber: 30%
Likes: 20%
Komentar: 10%
Instagram (7%)
Followers
TikTok (5%)
Followers
Hal yang perlu diketahui
Skor Influence menunjukkan peringkat artis dibandingkan artis Indonesia lainnya, bukan dibandingkan artis dunia.
Bio
Rabiunahar Rizta Ramdhan baru berusia 14 tahun ketika namanya meledak lewat D'Academy musim 5 di Indosiar — kompetisi yang ia tutup di posisi runner-up.
Lahir di Kota Bima, Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada 2008, Eby — begitu ia dikenal — bukan pendatang baru di dunia tarik suara: sebelum panggung Indosiar, ia sudah tampil bersama grup musik keluarga The Rizta membawakan pop religi, bahkan sempat menyabet juara pertama kategori pop religi di LASQI Festival Qasidah Tingkat Nasional ke-XXV tahun 2021.
Setelah D'Academy, Eby merilis single perdana "Jangan Lama-Lama" pada Januari 2023 di bawah label 3D Entertainment, melengkapi rutinitasnya tampil di berbagai konser Indosiar.
Anak bungsu dari pasangan Ma'ruf dan Masitah asal Dusun Rai, Kecamatan Sape ini membawa dukungan keluarga sebagai fondasi kariernya — jejak yang mengingatkan pada banyak penyanyi muda lain yang lahir dari ajang pencarian bakat televisi Indonesia.
Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 13 September 2026.