Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 13 September 2026.
Bio
Dian Anic Oktaviani sudah menjuarai festival lagu antar kecamatan se-Kabupaten Cirebon sejak kelas 6 SD — tanda awal dari karier yang kelak membawanya dijuluki "Diva Dangdut Pantura". Lahir di Genang, Cirebon, pada 10 Oktober 1987, ia sempat berpaling ke musik pop lewat sebuah band semasa remaja, sebelum dorongan orang tua menariknya kembali ke tarling — genre yang akhirnya jadi rumahnya.
Titik balik kariernya datang tahun 2008 lewat single "Apa Tambane" karya (alm.) Asep Sabtuna. Nama besarnya baru benar-benar meledak pada 2013, cukup kuat untuk melahirkan basis penggemar dengan identitas sendiri: Dianisme dan Anica Lover's.
Yang membuat Dian Anic berbeda dari kebanyakan penyanyi tarling adalah jangkauannya — panggungnya bukan cuma pantura Jawa Barat, tapi juga Taiwan dan Hong Kong, bukti bahwa musik tarling dangdut punya daya tarik lintas negara.