
Demy Hardi mulai dari bawah sebagai pengamen sebelum menjadikan bahasa Osing sebagai ciri khas yang membedakannya di skena dangdut Banyuwangi sejak 2010. Momen tak terlupakan sebagai pengamen itu, menurutnya, justru yang membentuknya jadi sosok gigih dan pantang menyerah.
Pada 2014, Demy Yoker — nama panggungnya — mendapat kesempatan tampil di Taiwan, pengalaman berharga yang memperluas jangkauannya di luar Indonesia. Meski gahar di atas panggung, ia mengaku sebenarnya pemalu di kehidupan sehari-hari dan lebih nyaman berada di balik layar — dukungan penggemar jadi motivasi utamanya untuk terus tampil.
Vote artis favoritmu
Login untuk vote your bias
Jadilah yang pertama berkomentar.