
Cokelat adalah produk pangan yang terbuat dari biji kakao yang dipanggang dan dihaluskan, yang dapat berbentuk cair, padat, atau pasta, baik dikonsumsi sendiri maupun digunakan sebagai pemberi rasa pada makanan lain. Biji kakao adalah biji dari pohon kakao (Theobroma cacao) yang telah diproses. Biji tersebut biasanya melalui proses fermentasi untuk mengembangkan rasanya, kemudian dikeringkan, dibersihkan, dan dipanggang. Kulit bijinya dipisahkan untuk mendapatkan inti biji (nibs), yang kemudian digiling menjadi massa cokelat (bentuk kasar dari cokelat murni). Massa cokelat ini dapat diproses lebih lanjut untuk memisahkan dua komponen utamanya, yaitu padatan kakao dan lemak kakao, atau dicetak dan dijual sebagai cokelat masak tanpa pemanis. Dengan menambahkan gula, dihasilkan cokelat manis yang dapat dijual sebagai cokelat hitam, atau dengan tambahan susu, dapat diolah menjadi cokelat susu. Pembuatan cokelat dengan lemak kakao tanpa padatan kakao menghasilkan cokelat putih. Cokelat merupakan salah satu jenis makanan dan rasa paling populer di dunia. Terdapat berbagai produk pangan yang menggunakan cokelat, terutama hidangan penutup, termasuk es krim, kue cokelat, mousse, dan kue kering keping cokelat. Banyak permen yang diisi atau dilapisi dengan cokelat manis. Cokelat batangan, baik yang terbuat dari cokelat padat maupun bahan lain yang dilapisi cokelat, dikonsumsi sebagai camilan. Pemberian hadiah cokelat yang dicetak dalam berbagai bentuk (seperti telur, hati, dan koin) merupakan tradisi pada hari raya tertentu, termasuk Natal, Paskah, Hari Valentine, Hanukkah, dan Idulfitri. Cokelat juga digunakan dalam minuman dingin dan panas, seperti susu cokelat, cokelat panas, dan likuor cokelat. Pohon kakao pertama kali digunakan sebagai sumber pangan di wilayah yang sekarang menjadi Ekuador setidaknya 5.300 tahun yang lalu. Peradaban Mesoamerika mengonsumsi minuman kakao secara luas, dan pada abad ke-16, salah satu minuman ini, cokelat, diperkenalkan ke Eropa. Hingga abad ke-19, cokelat merupakan minuman yang dikonsumsi oleh kalangan elite masyarakat. Setelah itu, perubahan teknologi dan produksi kakao menyebabkan cokelat menjadi makanan padat yang dikonsumsi secara massal. Pada abad ke-21, biji kakao untuk sebagian besar cokelat diproduksi di negara-negara Afrika Barat, terutama Pantai Gading dan Ghana, yang menyumbang sekitar 60% dari pasokan kakao dunia.
Vote your bias — siapa member favoritmu?
Login untuk vote your bias
dari 100