Skor Influence iPopFiles membandingkan popularitas semua artis Indonesia dengan nilai 0–100 yang diperbarui setiap hari.
Skor ini dihitung dari:
Popularitas Saat Ini
Menunjukkan seberapa besar jangkauan seorang artis saat ini berdasarkan empat platform.
Spotify (46%)
Pendengar bulanan: 50%
Total stream: 25%
Followers Spotify: 15%
Jangkauan playlist: 10%
YouTube (42%)
Total views: 40%
Subscriber: 30%
Likes: 20%
Komentar: 10%
Instagram (7%)
Followers
TikTok (5%)
Followers
Hal yang perlu diketahui
Skor Influence menunjukkan peringkat artis dibandingkan artis Indonesia lainnya, bukan dibandingkan artis dunia.
Bio
Penghargaan Dahsyatnya 2015 adalah sebuah acara penghargaan untuk musisi Indonesia. Ini adalah acara tahunan ketujuh. Acara diadakan pada tanggal 23 Januari 2015, di Istora Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Acara penghargaan ini dibawakan oleh Raffi Ahmad, Ayu Dewi, Denny Cagur, Nagita Slavina, Marcel Chandrawinata, Syahnaz Sadiqah, dan Lolita Agustine. Acara penghargaan ini mengusung tema "Dahsyatnya Tanpa Batas".
Andien memimpin nominasi dengan enam kategori, diikuti oleh Noah dengan lima nominasi. Fatin Shidqia, Repvblik, dan Tulus adalah pemenang terbesar malam itu, masing-masing membawa pulang dua penghargaan. Shidqia menerima penghargaan untuk Penyanyi Solo Wanita Luar Biasa dan Duet/Kolaborasi Luar Biasa (bersama The Overtunes).
Repvblik menerima penghargaan untuk Band Luar Biasa dan Lagu Luar Biasa untuk "Selimut Tetangga". Tulus menerima penghargaan untuk Video Klip Luar Biasa dan Sutradara Video Klip Luar Biasa, keduanya untuk "Baru".
Jangkauan playlist menunjukkan seberapa luas lagu artis dimasukkan ke berbagai playlist, bukan jumlah orang yang mendengarkannya.
Kalau sebuah platform belum punya data terukur, nilainya diperkirakan dari platform lain milik artis yang sama, bukan dihitung nol. Perkiraan itu ditarik mendekati rata-rata: makin sedikit data yang kami punya, makin dekat ke rata-rata. Platform yang nilainya perkiraan selalu diberi label di halaman artis.
Artis yang datanya terlalu sedikit tidak diberi skor sama sekali dan tidak masuk peringkat, karena angka yang dibangun dari data kosong tidak berarti apa-apa.
Untuk YouTube kami menghitung tontonan video musik saja. Kanal seorang artis sering berisi hal lain — vlog, acara TV, perjalanan — dan itu bukan bukti orang mendengarkan musiknya. Musik yang diunggah lewat kanal label tetap ikut dihitung. Pemisahan inimasih diterapkan bertahap ke seluruh artis; kalau angka seorang artis belum dipisahkan, hal itu ditandai di halaman artisnya.
Kalau sebuah kanal ditonton jauh lebih banyak daripada musiknya diputar, nilai YouTube-nya dibatasi. Angka sebesar itu mengukur popularitas kanal, bukan musik.
Jumlah pendengar dan tontonan bersifat global, bukan khusus Indonesia. Untuk sebagian besar artis Indonesia selisihnya kecil, tapi artis dengan banyak pendengar luar negeri akan terlihat lebih besar di sini daripada jangkauannya di Indonesia sendiri.
Sumber: Spotify, YouTube, Instagram, TikTok, riwayat data artis di iPopFiles. · Data per 13 September 2026.